Thursday, February 7, 2008

Obama vs Hillary


Aku jelas lebih suka kepada Obama daripada Hillary Clinton yang sama-sama berasal dari Partai Demokrat, bukan karena Obama pernah tinggal di Indonesia tetapi karena dia berkulit berwarna, meskipun aku belum tahu program para calon presiden itu. Namun, aku tidak yakin Amerika benar-benar bebas rasialisme. Aku menduga Obama akan mendapatkan banyak rintangan sebelum bisa menjadi presiden, kalau bukan sabotase yang terselubung atau bahkan terang-terangan. Kecil kemungkinannya dia bisa jadi presiden AS yang baru dan kalaupun bisa dia akan mendapatkan tantangan yang lebih besar daripada presiden AS yang lain karena warna kulitnya itu.

Monday, January 28, 2008

Pak Harto: Bagian Hidup yang Signifikan

Sedih rasanya mendengar Pak Harto meninggal dunia, meskipun sudah bisa diduga dengan mudah sebelumnya. Saya pikir Pak Harto adalah bagian yang penting bagi banyak orang Indonesia terutama yang sempat cukup lama ikut dipimpinnya sebagai presiden. sangat banyak orang Indonesia yang berusia 35 tahun ke atas saya pikir merasa dekat dengan beliau antara lain karena berita tentang beliau sering didengar lewat media massa. Bahkan dulu saya merasa ketika beliau ke luar negeri seolah-olah bapak saya sendiri yang pergi ke luar rumah dan mengharap supaya beliau cepat pulang supaya ada yang menjaga rumah.
Saya bisa mengerti banyak orang yang tidak suka kepada beliau, tetapi saya hanya rakyat jelata yang mengasihi beliau dan berdoa semoga Allah SWT memaafkannya, apapun kata orang. Amin

Monday, January 21, 2008

Dampak Televisi


Banyak orang yang bilang bahwa tayangan acara televisi sekarang banyak yang berdampak buruk setidaknya secara potensial terutama bagi generasi muda. Saya cenderung menyetujui pendapat tersebut. Hanya saja, kita sebenarnya bisa memilih acara-acara yang bermutu, jadi tergantung kepada kita apakah kita mau mengendalikan dampak buruk acara televisi atau tidak. Bagi saya, dua stasiun televisi yang cukup bermutu secara keseluruhan adalah Metro TV dan TVRI. Sayangnya acara-acara yang menurut saya bersifat mendidik justru ditayangkan pagi dan siang hari, meskipun alasannya bisa dimengerti, tetapi saya dan banyak orang lain saya kira tidak terbiasa nonton televisi siang hari.

Monday, January 14, 2008

Soeharto


Sakitnya Pak Harto mengundang komentar banyak orang. Memang sulit bersikap objective terhadap berbagai masalah. Orang-orang yang tidak punya masalah langsung dengan Pak Harto mungkin akan lebih mudah memaaafkannya. Yang lebih baik adalah maaf dari orang-orang yang bermasalah dengan Pak Harto, suatu bentuk kebesaran jiwa
Pada pihak lain, jasa Pak Harto tentu besar bagi Indonesia, terlepas dari berbagai kekurangannya. Saya pernah berpikir bahwa presiden negara manapun adalah manusia super yang harus menghadapi pebalgai masalah dalam dan luar negeri secara silih berganti dengan manajemen waktu dan manajemen-manajemen yang lain. Presiden lebih hebat daripada profesor atau jenderal secara terpisah.
Secara pribadi saya bersikap sebagai orang awam saja kepada Pak Harto. Mendoakannya.

Hanya saja, saya kadang-kadang merasa tidak enak, dulu ketika masih berkuasa hanya sedikit orang yang berani mengkritiknya. Kini, setelah dia tua dan lemah, banyak orang yang berani mengkritiknya. Beraninya pada orang yang sudah tidak berkuasa :)

Tuesday, January 1, 2008

Ramalan

Menjelang tahun 2008 saya lihat cukup banyak ramalan yang ditampilkan di televisi. Saya secara pribadi tidak begitu menyeriusi ramalan, biasanya betapapun baik atau buruk suatu ramalan saya segera melupakannya. Saya lebih suka mengalami sendiri peristiwa yang akan terjadi tanpa harus mengetahui ramalannya.
Namun, saya bisa memahami kenapa ramalan digemari, ramalan bisa membuat kita mempersiapkan masa depan lebih baik dan lebih mudah. Memang kita umumnya suka jalan singkat dalam menghadapi berbagai masalah. Meski begitu, janganlah berlebihan mempercayai ramalan, supaya tidak terjebak ke dalam kesyirikan.
Saya sendiri menduga bahwa ramalan akan lebih mungkin terjadi pada orang yang mengetahui dan memercayai ramalan itu. Jadi, mungkin lebih baik kita tidak usaha mengetahui ramalan-ramalan yang buruk apalagi memercayainya.

Thursday, December 27, 2007

Meninggalnya Benazir Bhutto

Meninggalnya Benazir Bhutto cukup mengagetkan saya, karena beliau memiliki kharisma yang terasa sampai ke Indonesia, mungkin bisa dibandingkan dengan Megawati di Indonesia. Itu adalah salah satu kekejaman politik. Tidakkah mereka, yang terlibat dalam pembunuhan seperti itu, mengingat Tuhan, ketika akan melakukan aksinya? Mungkin juga mereka punya dalih tersendiri yang sangat meragukan orang awam seperti saya.
Untunglah di Indonesia situasi politik tidak sebrutal itu, dan mudah-mudahan orang Indonesia tidak terdorong untuk melakukan hal yang sama di dalam negerinya sendiri.

Monday, December 3, 2007

Satpam Bank yang "Terlalu" Ramah

Ketika saya memasuki beberapa kantor cabang bank saya disambut oleh satpam-satpam secara ramah sebaliknya ketika saya dan orang lain keluar dari bank yang bersangkutan juga disapa dengan ucapan terima kasih. Meskipun saya rasa sambutan seperti itu dimaksudkan untuk memberikan layanan tertentu di tengah-tengah persaingan antarbank yang mungkin makin sengit, saya merasa risi terhadap hal tersebut. Tetapi, nampaknya pengunjung-pengunjuk yang lain tidak merasakan hal yang sama. Saya lebih suka BTN yang satpamnya tidak menyambut ketika ada orang luar yang memasuki kantornya