Monday, November 12, 2007

Relijiusitas Wanita


Sejak dulu saya kadang-kadang menemukan wanita yang tertarik pada nama saya yang relijius, padahal saya sendiri adalah orang awam dalam agama Islam. Begitu juga setelah nama dan nomor telepon saya dimuat di sebuat majalah handphone (?) ada beberapa wanita muda yang menghubungi saya lewat sms, biasanya mereka mundur setelah mengetahui saya sudah cukup berumur. Menurut saya, ketertarikan itu sedikit banyak menunjukkan relijiusitas mereka sendiri. Saya lihat, juga banyak anggota kelompok aliran yg dikatakan sebagai sesat adalah wanita. Mereka juga relijus, pada suatu tingkat, hanya karena kurang dalam pemahamannya atau karena mudah dibujuk jadi salah arah.
Saya tidak tahu apakah pria-pria lain dengan nama relijius seperti Abdullah, Muhammad, Abdurrahman juga memiliki pengalamanan seperti yang telah saya alami itu atau tidak

Friday, November 9, 2007

Kemanusiaan

Saya pernah mendengar di radio bahwa di Australia orang menyembelih hewan ternak dengan manusiawi sekali yaitu hewan yang bersangkutan mendapatkan semacam zat pemingsan sebelum disembelih. sementara acara radio yang sama menginfokan bahwa tidak jarang di Arab (mungkin di Indonesia) hewan hewan ternak diseret dengan kasar sebelum disembelih. pada pihak lain konon hewan yang disembelih dengan cara yang sangat manusiawi itu dagingnya lebih lembut daripada yang tidak. mungkin dua metode penyembelihan tersebut memiliki banyak perkecualian di sana-sini, tetapi muncul pertanyaan kenapa orang muslim yang seharusnya penuh belas kasih kurang manusiawi dengan orang barat dalam hal ini. kasihan hewan-hewan yang disembelih dengan cara kasar itu. di Indonesian orang saja bisa dibakar karena sekadar mencuri

Thursday, October 25, 2007

Dhani, Maia. Mulan


Saya merasa tertarik juga mengetahui bantahan Ahmad Dhani dan Mulan Kwok tentang bahwa mereka telah menikah siri, bahwa Dhani telah membelikan Mulan rumah, dan sebagainya. Memang informasi yang disampaikan terus menerus bisa membuat kita mempercayainya, meskipun pada kenyataannya bisa saja informasi itu tidak benar. Fitnah (bisa) lebih kejam daripada pembunuhan, kata orang. Kalau begini, kita bisa bingung siapa yang benar dan siapa yang salah. tapi, orang yang pintar bersilat lidah bisa membuat yang salah tampak benar dan sebaliknya. Seperti yang kita kadang-kadang kita saksikan.
Kalau sudah begini, lebih baik kita makin berhati-hati menanggapi informasi yang datang kepada kita. Jangan mudah percaya, tetapi sebaliknya juga jangan terlalu cepat tidak mempercayai informasi tertentu, terutama yang tidak sesuai dengan kehendak kita.

Sunday, September 16, 2007

Gempa di Sumatera Barat dan Bengkulu

Gempa di Sumatera Barat dan Bengkulu bisa mengingatkan aku kembali bahwa manusia pada dasarnya adalah hanya hamba Allah yang harus menuruti kehendak-Nya, baik menyenangkan atau tidak. Ini adalah musibah yang berat bagi yang mengalaminya, terutama yang kehilangan sanak keluarga dan harta benda. Aku kagum pada mereka yang sanggup menjalani ujian ini dengan tabah. Aku sendiri ragu apa bisa setabah itu jika menjalaninya

Tuesday, September 4, 2007

Memasuki Puasa

Nilai tukar dollar naik, harga minyak tanah internasional naik, sementara di beberapa tempat minyak tanah naik, tarif tol naik. kayaknya mungkin banyak masalah di indonesia ya, meskipun secara pribadi aku belum begitu terpengaruh oleh kenaikan harga-harga tersebut (tetapi jelas bukan karena banyak uang). kasihan juga rakyat Indonesia. itulah sebagian keadaan yang harus mereka hadapi menjelang puasa
Tetapi mungkin kita memang cenderung lebih memerhatikan hal yang negatif terutama lewat media. Kisah-kisah tentang orang sederhana tetapi bahagia mungkin tidak menarik ditampilkan di media tetapi saya ingin mengetahuinya

Wednesday, August 1, 2007

Pendidikan Mahal

Dalam suasana penerimaan siswa baru mulai dari SD (atau TK?) saya sering mendengar keluhan tentang mahalnya biaya masuk dan biaya-biaya terkait lainnya. Saya merasa ikut prihatin. Kalau sampai banyak di antara generasi muda yang tidak bisa mengikuti pendidikan formal akibat mahalnya biaya pendidikan, bagaimana masa depan mereka nantinya? Jangan-jangan bakal jauh lebih banyak orang yang menjadi penganggur, preman dan yang sejenisnya. Memang pendidikan tidak harus berasal dari sektor formal saja, tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pendidikan formal adalah yang sarana paling lazim dalam memberikan bekal intelektualitas (terutama) dan pengetahuan praktis. Saya makin pesimistis bahwa Indonesia akan menjadi bangsa besar pada masa yang akan datang jika pendidikan untuk masyarakat umum makin sulit diakses seperti sekarang ini. Jangan-jangan Indonesia hanya menjadi ajang pengaruh dan kepentingan negara-negara lain.
Heran, bahwa di Indonesia yang sebagian besar penduduknya muslim, tampaknya banyak orang yang materialistis (tidak harus kaya) dan tampaknya hanya memikirkan kepentingan diri sendiri (pihak sendiri) secara sesaat saja. Padahal siapa tahu masalah pada orang lain pada masa yang akan datang akan berpengaruh pada kita. Misalnya pemudia putus sekolah yang menjadi penganggur lalu menjadi perampok yang merampok kita.

Monday, July 9, 2007

Tukul yang Sedang Populer

Setelah cukup sering menonton acaranya, saya merasa tertarik untuk mengomentari Tukul yang sekarang ini sangat populer saya pikir. Adalah lumrah bahwa orang yang berada di puncak seperti dia disoroti banyak orang termasuk atau bahkan terutama kekurangannya. Memang kadang-kadang kita lebih suka melihat kekurangan atau kesalahan orang lain daripada kelebihannya, terlepas dari apakah kekurangan itu perlu diperbaiki atau tidak, apalagi jika orang tersebut populer.
Memang karena sering "bertemu" lewat layar televisi, lama-lama saya merasa agak "dekat" dengannya.
Saya pikir Tukul membutuhkan penasehat gaya dan materi supaya gaya dan materi humornya tidak monoton.