Tuesday, May 26, 2009

Facebook Haram?

Memang saya akui Facebook dapat menyebabkan ketagihan secara berlebihan, tetapi menganggap Facebook haram hanya karena itu adalah berlebihan, karena tidak semua orang ketagihan Facebook. Harus ada alasan yang tepat dan masuk akal untuk mengharamkan Facebook. Sebegitu jauh, saya menganggap Facebook dan banyak hal lain bermata dua, bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan, tergantung kepada orang yang bersangkutan. Namun, kita mungkin perlu penelitan akurat tentang bagaimanakah pengaruh Facebook pada umumnya di Indonesia. Anda setuju?

Sunday, March 8, 2009

Tentang Golput

Tadinya saya berniat tidak akan memberikan suara pada pemilu April mendatang. karena merasa apatis, yaitu merasa bahwa memilih siapapun tidak akan memberikan perbaikan yang signifikan bagi diri sendiri dan negara ini pada umumnya. Suatu apatisme yang nampaknya tidak hanya dirasakan oleh saya, tetapi juga oleh tidak sedikit orang yang lain, akibat berbagai krisis sejak sekitar 10 tahun lalu yang tidak juga berlalu meskipun pemerintahan silih berganti, apalagi setelah krisis finansial yang mulai berlangsung ini.. Namun, setelah mendengar komentar seorang penyiar radio Bandung yang mengatakan bahwa sikap golongan putih akan menguntungkan orang-orang yang itu-itu juga yang sudah begitu lama berkuasa dengan dianggap (oleh sebagian orang termasuk saya) tidak menghasilkan perubahan yang dianggap signifikan karena hal itu akan memperbesar kemungkinan bahwa mereka akan kembali berkuasa, saya berubah pikiran. Sekarang saya berniat untuk memberikan suara pada pemilihan umum tersebut, sepanjang tidak ada halangan untuk melakukannya. Kali ini saya berniat akan mempercayakan diri pada calon-calon yang diusung salah satu parpol yang lebih sesuai dengan hati nurani atau memilih caleg dari parpol lain yang orangnya saya kenal cukup baik.
Saya juga menjadi agak mengerti mengenai sikap MUI yang mengharamkan golongan putih. Dari sebuah acara perdebatan di sebuah televisi swasta antara wakil mereka dan beberapa orang wanita, Mereka berpendapat demikian ternyata karena beranggapan bahwa masih ada orang-orang tertentu yang layak dipilih. Meskipun demikian, saya tetap meragukan kebenaran fatwa mengharamkan golongan putih tersebut. Menurut saya, bersikap golput lebih baik daripada memilih calon yang salah. Seharusnya MUI sekadar menyarankan atau menekankan umat untuk memilih calon yang benar atau diam saja jika pemberian saran itu juga tidak sesuai dengan perannya. Pada lain pihak, mungkin pers juga tidak secara lengkap menerangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan fatwa tersebut tetapi lebih menekankan aspek kontroversinya, seperti yang terkesan terjadi pada berita-berita lain. Akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan informasi yang lengkap tentang fatwa MUI itu untuk mengambil reaksi yang salah pula.
`Saya juga ragu dengan pendapat bahwa golput bukanlah pilihan yang cerdas, karena tetap saja ada kemungkinan bahwa calon yang dianggap layak dipercaya akan membela rakyat ternyata kemudian hari setelah memegang jabatan ternyata juga melakukan korupsi dan perbuatan-perbuatan lain yang tidak dibenarkan oleh agama dan hukum. Memang setiap putusan, sikap, dan tindakan memiliki risikonya sendiri-sendiri. Masing-masing orang seharusnya membuat keputusan yang memiliki risiko yang paling sedikit. Golput mungkin saja bukan pilihan yang paling cerdas tetapi juga bukan pilihan yang paling bodoh.
Saya juga mengharapkan perubahan tetapi saja bukan asal perubahan tetapi perubahan ke arah yang lebih baik, bukan ke arah yang lebih buruk. Dari isi iklan kampanyenya di televisi yang sempat saya lihat, Golkar nampaknya menyadari bahwa berbagai isu tentang perubahan itu menyinggung partai itu dan membuat komentar tandingan dalam iklan kampanye itu. Bagi saya, memang berbagai pemerintahan selama ini bisa jadi mengandung banyak kelemahan tetapi memiliki kebaikannya masing-masing dan tidak jelek-jelek amat dibandingkan pemerintahan di beberapa negara lain.

Monday, February 9, 2009

Lokakarya Bahtera

Senang juga saya mengikuti lokakarya penerjemahan yang diadakan oleh Bahtera 8 Februari 2009 yang lalu, karena saya bisa bertemu dengan pakar-pakar senior dalam bidang penerjemahan, seperti Pak Eddie, Bu Sofie, dan Bu Marie. Ilmu yang diberikan dalam lokakarya itu juga bermanfaat bagi saya. Tidak kalah menariknya adalah bertemu teman-teman lain sesama penerjemah.

Saturday, December 20, 2008

Harapan untuk 2009

Saya berharap bahwa tahun depan tidaklah seburuk yang dicemaskan oleh banyak orang, berkat antisipasi banyak orang sedunia juga (terutama di tingkat atas termasuk pemerintah banyak negera). Mudah-mudahan nilai tukar rupiah menguat secara stabil pada level 1 dollar sama dengan 9000 rupiah, dan harga minyak international maksimal 60 USD per barel. Yang lebih penting lagi bagi saya dan banyak orang Indonesia adalah harga minyak tanah dan elpiji yang murah dan pasokan keduanya yang mencukupi. Hal yang menggetirkan bagi saya tahun ini adalah mahalnya dan langkanya minyak tanah karena keluarga kami memang takut menggunakan elpiji.Semoga saya dan banyak orang tidak kehilangan pekerjaan juga merupakan hal yang amat penting.

Wednesday, December 10, 2008

Manusia Berkurban, Hewan Berkorban

Setiap Idul Adla, sebagian dari kaum muslim yang mampu dan mau melakukan ibadah kurban. Dalam hal ini mereka memang mengurbankan hartanya yaitu hewan tersebut, yang dapat berupa sapi atau domba. Tetapi yang benar-benar berkorban tentu saja adalah hewan tersebut itu sendiri. Pada pihak lain, banyak dari manusia yang tidak tega melihat hewan-hewan tersebut dan hewan-hewan lain dikorbankan nyawa atau disiksa sehingga sebagian dari mereka ada yang menjadi vegetarian. Aku sebenarnya juga tidak tega melihat hewan-hewan tersebut, yang sebenarnya merupakan teman hidup manusia jika dilihat dari sisi tertentu. Tetapi aku belum sanggup menjadi vegetarian, entah kapan. Pada pihak lain, banyak juga manusia yang tidak segan-segan mengorbankan sesama manusia baik nyawa, harta, atau kehormatannya demi kepentingan diri. Bisa jadi orang seperti ini kejam juga pada hewan, atau sebaliknya, misalnya malah menyayangi hewan peliharaannya tetapi bersikap kejam terhadap lawan politik dan saingan dagangnya.
Apakah dibalik ritual kurban ini terdapat hikmah atau merupakan contoh bahwa dalam kehidupan memang selalu ada pihak yang menjadi korban, meskipun pada hari pembalasan, penindasan terhadap pihak yang dikorbankan konon akan dibalaskan. Dari sudut pandang dan asumsi ini, sesungguhnya yang merugi adalah yang menindas, karena siksa neraka yang menurut Al Quran bisa amat berat, amat lama atau bahkan kekal (mungkin maksud di sini adalah selama umur neraka itu sendiri, karena bukankah hanya Allah yang kekal dan yang lainnya termasuk surga dan neraka fana?) tidak sebanding dengan kejahatan sang manusia pelakunya yang paling banyak hanya akan mampu melakukan kejahatan maksimal 100 tahun meskipun dengan tingkat yang amat kejam.
Kita memang tidak tahu pasti seperti apa mekanisme keadilan Tuhan, mungkin keadilan Tuhan berbeda dengan keadilan manusia bahkan termasuk Muslim sekalipun, tetapi aku tetap percaya bahwa Tuhan maha adil.

Wednesday, December 3, 2008

Kemajuan Teknologi HP yang Terlalu Cepat

Sebagai orang awam, kembali aku merasa kemajuan teknologi terutama dalam hape sudah terlalu cepat. berbagai jenis Hape yang harganya amat mahal dan fasilitas yang mutakhir sudah tersedia misalnya kamera 8 pixel dan blackberry. Aku merasa bahwa sifat manusia yang tidak luput dari kesalahan, baik teknis maupun moral, bisa membuat kemajuan teknologi berdampak negatif lain, selain yang telah banyak dibahas orang lain misalnya pornografi atau polusi akibat rongsokannya. Bencana teknis yang kucemaskan terjadi adalah misalnya rusaknya jaringan internet di seluruh dunia dalam waktu yang lama, sementara banyak manusia yang sudah amat bergantung kepada internet. Kerugian lain yang relatif tidak begitu besar adalah pemborosan uang dan waktu untuk mengikuti perkembangan teknologi yang begitu cepat tersebut, yang pada pihak lain bisa menyebabkan semacam ketegangan jiwa pada orang-orang yang amat ingin tetapi tidak mampu mengikutinya.

Wednesday, November 26, 2008

Terlalu Pagi

Saya merasa terlalu pagi untuk mengeluk-elukan Obama hanya karena dia pernah tinggal di Indonesia dan berkulit hitam. Harus terbukti jelas dulu bahwa dia memang melakukan hal positif yang berarti bagi Indonesia. Terlalu mengelu-elukannya malah bisa mengesankan bahwa kita adalah bangsa orang kecil. Di lain pihak, Obama sendiri menghadapi tantangan yang amat besar berupa krisis finansial yang diduga akan terjadi dalam waktu yang amat panjang. Latar belakangnya yang kulit hitam juga menjadi sumber ancaman tambahan bagi keselamatannya dan secara tidak langsung bisa meningkatkan potensi sentimen terhadap kulit berwarna. Namun, memang adalah wajar bahwa orang Indonesia banyak yang berharap kepada dirinya. Kita juga harus menggunakan kesempatan bangkitnya orang-orang kulit berwarna, termasuk Asia di tengah-tengah berkuasanya Obama dan krisis finansial yang konon akan mengurangi dominasi Amerika Serikat.